Friday, July 18, 2014

Batik Wall Paint

Batik Wall Paint, terinspirasi dari seorang bapak yang pandai menggambar, di suatu ketika bapak tersebut membuat batik di tembok besar perbatasan antara rel kereta dan perumahan tempat dimana kami tinggal. Melanjutkan kreatifitas tersebut, adik-adik remaja memiliki ide yang dapat menumbuh dan mengembangkan potensi yang ada pada si bapak tersebut kepada adik-adik remaja sehingga menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi adik-adik remaja untuk melanjutkan kreatifitas tersebut membatik di dinding, yang kurang lebih hampir 50 meter atau hampir 20 kotak panjang dinding tersebut.
di sela-sela mengisi kekosongan, menahan lapar dan sambil menunggu saatnya berbuka hari-hari adik-adik menjadi sangat bermanfaat dan berarti terhadap lingkngan, kegiatan tersebut juga menjadi efek baik untuk adik-adik sehingga tidak lagi dipandang orang lain bahwa mereka adalah remaja nakal, yang terjadi pada saat ini adalah banyaknya dukungan dari warga dan para orang tua bahkan meminta untuk membatik di rumah tinggal para warga.
adapun kegiatan ini sangat di dukung oleh warga setempat karena hasil karya tersebut sangat bermanfaat antara lain memperindah pandangan yang sebelumnya kumuh dan kotor, menghindari dari coretan-coretan serta tempelan-tempelan yang membuat kotor tembok sehingga tidak enak dilihat, pada saat ini pemandangan di tempat kami bermain, tinggal, tidak lagi terlihat kotor dan kumuh.
kebanggan bagi adik-adik Remaja yang telah memberikan sedikit yang berarti bagi masyarakat melalui seni membatik atau menggambar di sepanjang dinding di tempat kami tinggal
pararemaja berharap dapat memberikan kebaikan yang lainnya kepada masyarakat dengan berbagai kreatifitas yang lain dan mereka juga berharap dukungan dari berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut




Monday, February 10, 2014

Closing Poject Children of Tomorrow


 


Kerjasama Rumah Belajar Proklamasi dengan AIESC UI dalam program Childen of Tomorrow yang di lakukan selama bulan januari yang mendatangkan volunteer dari beberapa Negara juga beberapa mahasiswa dari Universitas yang ada di Jakarta, dalam kegiatan ini kami membuat 4 (empat) kelas yang berada di wilayah Jln tambak Rw06, terdiri dari:
1.       Madrasah,
2.       P2K2,
3.       Pendopo Ilmu,
4.       Pos Rw06
Yang masing-masing kelas di ikuti sekitar 10-15 peserta belajar tingkat sekolah dasar.
Selama program ini berlangsung peserta sangat antusias mengikuti kegiatan serta semangat yang tinggi untuk belajar terutama dalam berbahasa Inggris, hal ini terbukti dengan para peserta yang berani secara langsung berkomunikasi tanpa penerjemah kepada volunteer dari luar negri, dan membangun persahabatan antara peserta dan volunteer.
Pada hari Jum’at tanggal 7 februari 2014, kami melaksanakan penutupan program Children of Tomorrow (COT), di Ball Room Wisma Proklamasi Freedom Institute dengan di hadiri:
-          50 peserta belajar
-          30 anggota AIESEC
-          Sekitar 10 orang tamu undangan
-          6 anggota Rumah Belajar Proklamasi
Adapun acara yang di lakukan adalah:
-        -  Sambutan-sambutan 
-        -  Pertunjukan dari peserta dan volunteer
-     - Penyerahan sertifikat kepada peserta bejar dan Rumah Belajar Proklamasi
-   - Penyerahan sumbangan alat-alat belajar dari AIESEC kepada Rumah Belajar Proklamasi
-        -  Foto bersama 
Seluruh rangkaian berjalan lancar, dan suasana haru pun tercipta karena perpisahan bersama volunteer yang telah mengajarkan mereka selama satu bulan penuh yang tentunya keakraban yang sudah terjalin dan terpisah karena waktu. Harapan selanjutnya adalah dapat melakukan kegiatan serupa di lain waktu agar tidak menurunnya semangat belajar 
Demikian berita acara secara singkat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih

Rumah Belajar Proklamasi

Tuesday, January 28, 2014

Children Of Tomorrow



Dalam rangka kerjasama Rumah Belajar Proklamasi dengan AIESEC UI Project Children Of Tomorrow (COT), yang mendatangkan  volunteer dari beberapa negara, pada tanggal 22 january 2014 kami melakukan kegiatan lanjutan yang di laksanakan di Freedom Institute dengan di ikuti beberapa peserta dan team penyelenggara :
-        -  4 orang exchange participants (EP) : 1 orang dari Belgia, 1 orang dari Newzeland dan 2 orang dari Cina
-        -  20 orang dari team AIESEC UI
-        -   45 orang adik-adik peserta belajar dari Rumah Belajar Proklamasi
Adapun kegiatan yang di lakukan adalah pengenalan kebudayaan dari masing-masing Negara di antaranya : Belgia, Newzeland, dan Cina. Adapun yang di kenalkan adalah makanan tradisional, tari-tarian, binatang-binatang, letak geografis Negara, tempat wisata dari masing-masing Negara. Serta ada pula pertanyaan yang di berikan narasumber kepada adik-adik peserta dan mendapatkan hadiah coklat dan cendra mata yang di bawa dari Negara masing-masin, bagi mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dan berani bertanya dengan menggunakan bahasa Inggris, hal ini selain melatih kepercayaan diri juga mempraktikan pelajaran yang selama ini mereka pelajari dalam project COT
 

Rangkaian demi rangkaian berjalan dengan lancar adik-adik peserta belajar sangat antusias dan banyak hal baru yang di dapat dari kegiatan terebut, terlihat dari banyaknya peserta yang menanggapi dan bertanya kepada narasumber, sesuai dengan harapan dari acara ini menjadi semangat bagi adik-adik untuk terus belajar untuk menggapai apa yang di harapkan, menjadi generasi yang mempunyai pengetahuan yang luas